Toyota Tetap Merek Otomotif Paling Berharga 2026, Ferrari dan BYD Naik

Redaksi Kabar Gas PolTerbit Diperbarui

Poin kunci

  1. 1Toyota menempati peringkat ke-9 lintas industri dan menjadi yang teratas di kategori otomotif pada Best Global Brands 2026.
  2. 2Hanya 13 merek otomotif yang masuk 100 besar global tahun ini.
  3. 3PT Toyota-Astra Motor meraih lima penghargaan di Carvaganza Editors' Choice Award 2026.
  4. 4Daihatsu belum memastikan rencana peluncuran Xenia Hybrid.
Gambar hitam dan putih dari pertemuan bisnis dengan profesional yang beragam berkolaborasi.
Ilustrasi · Foto: Vlada Karpovich / Pexels

Toyota kembali memimpin kategori otomotif dalam pemeringkatan merek global edisi 2026 yang disusun Interbrand, sekaligus bercokol di peringkat ke-9 lintas industri. Ferrari dan BYD termasuk pabrikan yang nilai mereknya naik tahun ini. Di Indonesia, PT Toyota-Astra Motor meraih lima penghargaan otomotif pada awal November 2026.

JAKARTA, KABAR GAS POL — Toyota mempertahankan gelar merek otomotif paling berharga sedunia dalam daftar Best Global Brands 2026 yang disusun Interbrand. Dalam daftar lintas industri, pabrikan Jepang itu berada di urutan ke-9, hanya di bawah Apple, Microsoft, Google, dan Amazon.

Sejak Interbrand mulai menerbitkan risetnya, Toyota baru sekali tergeser dari puncak kategori otomotif. Peristiwa itu terjadi pada 2003, ketika Mercedes-Benz menyalipnya.

Tahun ini Mercedes-Benz mengisi posisi kedua kategori otomotif dan BMW ketiga, masing-masing di peringkat 20 dan 22 secara umum. Hyundai naik ke posisi keempat (peringkat 29 secara umum) dan melewati Honda yang berada di urutan kelima (peringkat 45). Tesla ada di posisi keenam dan Ferrari ketujuh, yakni peringkat 50 dan 51 secara umum.

Empat pabrikan mencatat kenaikan nilai merek: Ferrari, Hyundai (+1,6%), Kia (+2,7%), dan BYD (+4,5%). Ferrari melonjak 14,7 persen sehingga nilai mereknya mencapai 17,7 miliar Dolar AS, dan pabrikan itu masuk jajaran top riser.

Audi, Porsche, dan Volkswagen menempati posisi kedelapan, kesembilan, dan kesepuluh kategori otomotif, dengan peringkat umum 65, 66, dan 71. Hanya 13 merek otomotif yang menembus 100 besar global. Kia di urutan 87, BYD 89, dan Nissan menutup daftar di peringkat ke-100.

Di pasar domestik, PT Toyota-Astra Motor (TAM) membawa pulang lima penghargaan dari Carvaganza Editors' Choice Award 2026, yang disebut digelar pada Senin (2/11/2026). New Veloz Hybrid EV dan New Land Cruiser Hybrid EV masing-masing meraih dua penghargaan, sedangkan New GR Corolla mendapat predikat Best Driving Experience.

Veloz Hybrid EV dinobatkan sebagai Best Carvaganza Hybrid Car sekaligus Best Value Car Award for ICE and Hybrid Car. Land Cruiser Hybrid EV unggul di kategori Best Feature Award for HEV Car dan Best Engineering Excellence. Veloz Hybrid EV merupakan low MPV tujuh penumpang produksi lokal dengan Toyota Hybrid System berteknologi self-charging.

"Terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada produk andalan Toyota dari gelaran Carvaganza Editors' Choice Award 2026," kata Bansar Maduma. Toyota juga mengklaim konsumsi bahan bakar Veloz Hybrid EV bisa menyentuh 28,9 kilometer per liter berdasarkan pengujian salah satu media otomotif.

Kehadiran Veloz Hybrid memunculkan pertanyaan soal saudara satu platformnya, Daihatsu Xenia, di segmen LMPV. Hingga kini Daihatsu belum memastikan peluncuran Xenia Hybrid. Budi Mahendra dari PT Astra Daihatsu Motor menyatakan perusahaan masih mempelajari perkembangan pasar dan kebutuhan konsumen terkait elektrifikasi, di Denpasar, Rabu (28/10).

"Bagaimana kita bisa meng-grab kustomer kita yang memang core-nya dari first car buyer, terutama sampai ke pelosok-pelosok," kata Budi Mahendra.

Analisis redaksi

Pandangan Redaksi Kabar Gas Pol — bukan laporan fakta

Peringkat nilai merek dapat dibaca sebagai cermin kepercayaan pasar yang berpotensi memengaruhi daya tawar harga jual. Toyota yang bertahan di puncak, dengan hanya satu kali tergeser sejak 2003, menunjukkan fondasi merek yang stabil. Sementara itu, lonjakan nilai Ferrari 14,7 persen dan kenaikan BYD 4,5% menjadi pertanyaan menarik: apakah pasar kini menghargai merek premium sekaligus pabrikan yang agresif mengembangkan teknologi baru.

Dari sisi biaya kepemilikan, klaim konsumsi 28,9 kilometer per liter pada Veloz Hybrid EV patut dicermati konsumen yang sensitif terhadap harga BBM. Bila klaim itu terbukti di jalan, mobil hybrid berpotensi meringankan pengeluaran bahan bakar harian, meski angka tersebut bersumber dari pengujian satu media. Di sisi lain, Daihatsu masih berfokus pada pembeli mobil pertama di daerah dan belum memastikan Xenia Hybrid. Ini dapat menjadi pertimbangan bagi calon pembeli yang membandingkan harga dan efisiensi di segmen LMPV.

  • Toyota
  • Ferrari
  • BYD
  • Interbrand
  • Merek Otomotif
  • Veloz Hybrid EV

Baca juga

Terbaru