Yamaha NMAX E Klaim Tempuh 104 km, Setara Rute Semarang-Solo
Poin kunci
- 1Yamaha mengklaim NMAX E menempuh hingga 104 km sekali pengisian penuh dalam pengujian WMTC Class 1 pada suhu baterai 25 derajat Celsius.
- 2Baterai lithium-ion 3,5 kWh bertegangan 50,4 V dan berkapasitas 70,2 Ah ditempatkan di bagian tengah kendaraan.
- 3Pengisian dari kosong hingga penuh memerlukan sekitar 5,5 jam, di rumah dengan pengisi daya 220 volt atau di stasiun umum berkonektor AC Type 2.
- 4NMAX E diluncurkan di EICMA 2026 di Milan, Italia.

Yamaha memperkenalkan NMAX E, versi listrik skutik NMAX, di ajang EICMA 2026 di Milan, Italia, pekan ini. Skutik tersebut diklaim menempuh hingga 104 km sekali pengisian penuh, angka yang setara jarak Semarang-Solo menurut Google Maps. Klaim itu berdasarkan pengujian WMTC Class 1 pada suhu baterai 25 derajat Celsius.
JAKARTA, KABAR GAS POL — Yamaha menghadirkan NMAX E, varian listrik dari skutik NMAX, di ajang EICMA 2026 di Milan, Italia, yang berlangsung pekan ini. Produsen mengklaim skutik itu mampu menempuh jarak maksimal 104 kilometer dengan baterai terisi penuh.
Angka tersebut diperoleh lewat pengujian WMTC Class 1 pada suhu baterai 25 derajat Celsius. Jarak aktual dapat berbeda, tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara. Sebagai gambaran, 104 km itu sepadan dengan rute Semarang-Solo yang menurut Google Maps berjarak sekitar 100-110 km.
Jarak tempuh dapat diperpanjang lewat mode Eco, yang mengoptimalkan pemulihan energi melalui pengereman regeneratif. Pengendara memiliki tiga mode berkendara, yakni S, T, dan E.
Energi disuplai baterai lithium-ion sistem tanam 3,5 kWh, bertegangan 50,4 V dengan kapasitas 70,2 Ah, yang diletakkan di tengah sasis. Tenaga disalurkan oleh unit eAxle dan sabuk penggerak ke roda belakang. Yamaha mengklaim kombinasi ini menghasilkan akselerasi halus, linear, dan minim suara.
Perusahaan menyebut performanya sebanding dengan skutik bermesin bakar 125 cc.
Untuk pengisian, pengguna bisa mencolok pengisi daya 220 volt di rumah atau memakai stasiun umum berkonektor AC Type 2. Dari kosong sampai penuh, prosesnya sekitar 5,5 jam. Charger internal berdaya 800 watt tanpa kipas dipasang di kompartemen depan.
Tinggi joknya 770 mm, sedangkan bobot tanpa baterai 121 kg. Fitur keselamatan mencakup TCS, ABS, dan wireless APSG. Layar TFT 5 inci menampilkan navigasi turn-by-turn lewat aplikasi, dan skutik ini juga memiliki Smart Key serta gigi mundur.
Yamaha Motor Europe meluncurkan NMAX E setelah sebelumnya menghadirkan Aerox E. Desainnya mengikuti NMAX bensin, dengan lampu depan ganda dan motif bumerang di bagian samping.
Analisis redaksi
Pandangan Redaksi Kabar Gas Pol — bukan laporan fakta
Perbandingan dengan rute Semarang-Solo membantu pembaca membayangkan angka 104 km. Namun angka itu hasil uji laboratorium pada suhu baterai 25 derajat Celsius, dan Yamaha sendiri menyebut jarak aktual dapat berbeda menurut kondisi penggunaan. Karena itu, perjalanan sejauh rute tersebut dalam sekali isi berpotensi bergantung pada gaya berkendara dan medan.
Waktu pengisian sekitar 5,5 jam dari kosong hingga penuh patut dicermati bersama kapasitas baterai 3,5 kWh. Mode Eco dengan pengereman regeneratif dapat menjadi cara memperpanjang jarak, sementara klaim performa setara skutik 125 cc menjadi pertanyaan yang baru terjawab lewat uji jalan.
- Yamaha NMAX E
- Yamaha
- EICMA 2026
Baca juga
Tricity 300 di Hobby Motor dan Akhir Produksi NMAX Lama YIMM
28 Okt 2026, 08.35Bisnis OtomotifBYD M6 EV Standar Rp414 Juta di Makassar, Lebih Mahal dari Harga Jakarta
1 Nov 2026, 13.05MobilHybrid Jepang Lawan EV China di GIIAS Makassar, Test Drive Jadi Ajang Uji
15 jam laluBisnis OtomotifXPENG Buka Pusat Pengalaman dan Layanan Pertama di Sumatera, Hadir di Medan
kemarinTerbaru
- Survei Populix: Satu dari Lima Konsumen Muda Menengah Atas Tertarik Mobil Listrik atau Hybrid · Mobil ·
- Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru Diharapkan Dorong Ekonomi Daerah · Motor ·
- Hyundai Akui Sulit Cari Pembeli Mobil Hidrogen, Bukan Hanya Soal SPBU · Bisnis Otomotif ·
- Pembalut Kena PPN 11 Persen, Menteri PPPA dan Komnas Perempuan Minta Kaji Ulang · Bisnis Otomotif ·
- Porsche Balik ke 911, Mengapa EV Kencang Belum Tentu Seru Dikendarai? · Mobil ·