Danantara Mulai Beli Saham di Bursa, Pilihan Diserahkan ke Mitra Investasi
Poin kunci
- 1Danantara mulai membeli saham di pasar modal Indonesia sejak dua hari terakhir, terutama saham BUMN.
- 2Penentuan saham yang dibeli diserahkan kepada mitra investasi domestik dan asing, bukan dipilih langsung oleh Danantara.
- 3Kinerja investasi periode sebelumnya menjadi komponen berbobot terbesar dalam penilaian calon mitra.
- 4Danantara menyiapkan tambahan investasi yang besarnya kurang lebih sepadan dengan dana yang sudah ditempatkan di pasar domestik.
- 5Pembelian akan terus dilakukan selama harga menarik dan prospek perusahaan baik.

Badan Pengelola Investasi Danantara mulai membeli saham di pasar modal Indonesia dalam dua hari terakhir, terutama saham BUMN. Saham yang dibeli tidak dipilih langsung oleh Danantara, melainkan lewat mitra investasi dari dalam dan luar negeri. Pembelian disebut akan berlanjut selama harga dinilai menarik.
JAKARTA, KABAR GAS POL — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) telah mulai membeli saham di pasar modal dalam negeri sejak dua hari terakhir. Sasaran utamanya adalah saham-saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir, mengatakan pembelian sudah berjalan dan menurutnya efektif. "Per kemarin, hari ini kita sudah mulai membeli saham-saham yang ada, menurut kami efektif, dan kita akan terus selama harganya menarik, memiliki prospek yang baik," kata Pandu Patria Sjahrir.
Di sisi lain, Danantara tidak memilih sendiri saham yang dibeli. Lembaga ini menggandeng mitra investasi dari dalam dan luar negeri untuk menetapkan saham yang masuk portofolio.
Pahala Mansury, Managing Director Global Relations & Communications di BPI Danantara, memaparkan bahwa pemilihan mitra melalui penilaian ketat atas rekam jejak, kinerja investasi terdahulu, pengalaman, serta proses pengambilan keputusan. Ada tiga pertimbangan utama: kinerja historis, mutu tim investasi, dan mekanisme pengambilan keputusan. Dari ketiganya, hasil investasi pada periode sebelumnya mendapat bobot terbesar.
Kerja sama terbuka bagi mitra asing maupun lokal dari sektor swasta. Namun, Danantara belum membuka identitas perusahaan yang telah ditunjuk.
Dari sisi dana, Danantara sudah menempatkan jumlah besar di pasar domestik. Lembaga itu juga menyiapkan suntikan tambahan dengan nilai kira-kira sepadan dengan yang sudah ditanamkan lebih dulu. Besaran pastinya tidak dirinci dalam bahan yang tersedia.
Pandu menegaskan strategi Danantara tetap berorientasi pada keuntungan. "Kami selalu profit oriented. Kami melihat sekarang dari sisi risk-reward menarik. Kami juga sudah mulai masuk di pasar modal, dan tentunya itu akan bertambah terus," ujar Pandu Patria Sjahrir.
Ia menambahkan, keputusan beli bertumpu pada fundamental perusahaan serta potensi imbal hasil yang dinilai menarik dibanding risikonya. Pandu juga menyinggung isu seputar penyedia indeks global MSCI dan menekankan perlunya menilai kondisi tiap perusahaan, terutama BUMN, berdasarkan fundamentalnya masing-masing.
Sebelumnya, Danantara telah menutup restrukturisasi untuk 290 BUMN.
Analisis redaksi
Pandangan Redaksi Kabar Gas Pol — bukan laporan fakta
Masuknya Danantara sebagai pembeli di bursa, dengan fokus pada saham BUMN, dapat menambah permintaan terhadap saham-saham tersebut. Bila harga saham BUMN menguat, nilai investasi pemegangnya berpotensi ikut terdongkrak. Meski demikian, bahan yang tersedia tidak memuat data pergerakan harga atau indeks, sehingga dampak pembelian ini terhadap pasar masih menjadi pertanyaan yang patut dicermati.
Skema yang mengandalkan mitra investasi, dengan bobot terbesar pada kinerja historis, berpotensi mendorong disiplin dalam pemilihan saham. Namun identitas mitra yang belum dibuka membuat publik sulit menilai siapa yang sebenarnya menentukan portofolio. Rencana suntikan tambahan yang kurang lebih setara dengan dana yang sudah ditempatkan juga dapat memperbesar pengaruh Danantara di pasar domestik, sehingga transparansi mengenai arah dan hasil investasi menjadi penting seiring pernyataan bahwa pendekatannya tetap berorientasi keuntungan.
- Danantara
- Saham BUMN
- Pasar Modal
- Mitra Investasi
Baca juga
Danantara dan Denera Lanjutkan Proyek PSEL, Pandu Sjahrir Hadapi Isu Kepemilikan Saham
29 Okt 2026, 15.14Bisnis OtomotifBBRI Lanjutkan Buyback Tahap II Maksimal Rp1 Triliun, Berlaku hingga Januari 2027
27 Okt 2026, 17.37Bisnis OtomotifMKNT Bebas Suspend, Laba Menguat 1.090 Persen, Saham Kembali Berdagang Reguler
26 Okt 2026, 08.35Bisnis OtomotifEdwin Soeryadjaya Tambah 711.900 Saham SRTG, Kepemilikan Jadi 36,0698%
28 Okt 2026, 06.05Terbaru
- Menperin Kaji Pengecualian Ganjil Genap Mobil Listrik, Pemilik BEV Jakarta Menunggu · Kebijakan ·
- IMOS 2026 Diikuti 15 Merek Motor, Sepuluh di Antaranya Bukan Anggota AISI · Mobil ·
- VW Tour Satukan Tanah Lot dan Jatiluwih dalam Satu Rute di Tabanan · Mobil ·
- Bahlil: 30 Perusahaan Cangkang Tak Lagi Bisa Impor BBM, Bagaimana Harganya? · Bisnis Otomotif ·
- Kurir dan Ojol Jadi Sasaran Pertama Motor Listrik 2027, Bagaimana Syaratnya? · Kebijakan ·
- Tiga Pertanyaan yang Tersisa dari Prospektus IPO Anthropic: Biaya, Cloud, Risiko · Bisnis Otomotif ·