Kurir dan Ojol Jadi Sasaran Pertama Motor Listrik 2027, Bagaimana Syaratnya?
Poin kunci
- 1Program motor listrik diperluas ke seluruh provinsi pada periode 2031–2035.
- 2Lebih dari 170 juta kendaraan berbahan bakar minyak ditargetkan diganti bertahap dengan kendaraan listrik buatan dalam negeri.
- 3Target TKDN kendaraan listrik naik dari minimum 40 persen pada 2026 menjadi 60 persen pada 2027–2029.
- 4Rasio kendaraan listrik terhadap pengisi daya cepat DC pada 2026 mencapai 1 banding 165, jauh dari target pemerintah 1 banding 17.

Pemerintah menetapkan kurir, ojek daring, armada perusahaan, dan kendaraan dinas sebagai kelompok pertama yang didorong beralih ke motor listrik mulai 2027. Rencana itu dipaparkan Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza dalam Periklindo Electric Vehicle Conference di Jakarta, Rabu (28/10/2026). Cakupan diperluas ke seluruh provinsi pada 2031–2035, dengan peta jalan elektrifikasi yang digarap hingga 2060.
JAKARTA, KABAR GAS POL — Kurir, pengemudi ojek daring, armada perusahaan, dan kendaraan dinas disiapkan menjadi pengguna pertama motor listrik dalam program elektrifikasi pemerintah yang dimulai 2027. Rencana ini disampaikan Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza di Periklindo Electric Vehicle Conference, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026).
Tahap awal berlangsung pada 2027–2030. Selain empat kelompok tadi, masyarakat di kota-kota besar juga masuk sasaran. "Kita memiliki sasaran utama, sepeda motor sebagai prioritas utama," kata Faisol Riza.
Pada 2031–2035, program akan melebar ke seluruh provinsi. "Pada 2031 hingga 2035, kita akan memperluas ke seluruh provinsi di Tanah Air kita," kata Faisol Riza.
Di balik tahapan itu ada peta jalan elektrifikasi kendaraan yang sedang disusun hingga 2060. Pemerintah, menurut Faisol, telah menyusun tahapan untuk motor, mobil penumpang, bus, dan kendaraan niaga.
Skalanya besar. Faisol menyebut jumlah kendaraan yang akan diganti secara bertahap melampaui 170 juta unit. "Kita pelan-pelan akan mengganti semua kendaraan yang jumlahnya 170 juta lebih itu dengan kendaraan listrik yang diproduksi di tanah air kita," kata Faisol Riza.
Badan Pusat Statistik mencatat jumlah kendaraan di Indonesia sebanyak 172,94 juta unit pada akhir 2025. Sementara itu, Kemenperin menghitung populasi kendaraan listrik baru 541.000 unit hingga Agustus 2026.
Elektrifikasi tidak berhenti di roda dua. Bus dan angkutan umum listrik didorong beroperasi di kota yang koridornya sudah siap pada 2027–2030, dan perusahaan pengguna truk atau kendaraan niaga diminta menyiapkan armada listrik. Untuk mobil penumpang, pemerintah akan memperluas model produksi dalam negeri, terutama mobil keluarga dan kompak.
Pemerintah beralasan tingginya pemakaian sepeda motor oleh kurir dan pengemudi ojol efektif mempercepat adopsi kendaraan listrik. Harapannya, elektrifikasi memberi dampak ekonomi lokal lewat investasi baru dan penguatan rantai pasok komponen dalam negeri.
Kaitan dengan industri domestik terlihat dari aturan tingkat komponen dalam negeri (TKDN). Kemenperin menargetkan TKDN kendaraan bermotor listrik berbasis baterai naik menjadi 60 persen pada 2027–2029, dari minimum 40 persen yang berlaku hingga 2026. Targetnya berlanjut ke 80 persen pada 2030.
"Saya yakin ini siap. TKDN itu intinya kan produk dalam negeri ya. Apabila industri itu diproduksi di Indonesia pasti nggak ada problem," kata Sarmuji. Ia juga menegaskan pemenuhan TKDN akan dikontrol.
Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2022 sebelumnya sudah mendorong kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas operasional pemerintah pusat dan daerah.
Dari kalangan industri, Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Moeldoko menyoroti posisi pasar domestik. "Saya tidak ingin Indonesia yang begitu luas, populasinya begitu luar biasa, hanya sebagai penonton, hanya sebagai tempat pasar bagi industri yang datang dari luar," kata Moeldoko.
Kesiapan infrastruktur menjadi pekerjaan rumah. Faisol menyebut perubahan ini membutuhkan perencanaan lintas sektor, mencakup industri otomotif, infrastruktur pengisian daya, dan pasokan listrik nasional. Keberhasilan transisi juga bergantung pada kesiapan manufaktur, stasiun pengisian, dan keandalan pasokan listrik.
Data di lapangan menunjukkan celahnya. "Artinya, satu DC charger digunakan untuk 165 kendaraan. Bisa dibayangkan berapa lama antreannya," kata Ubaedilah.
Pameran Periklindo Electric Vehicle Show 2026 di JIExpo Kemayoran digelar pada 29 Oktober hingga 1 November 2026. Di arena itu, Honda memberi potongan harga langsung untuk motor listriknya, hingga sekitar Rp 25 juta untuk CUV e dan Rp 4,9 juta untuk ICON e, berlaku sampai pameran usai.
Analisis redaksi
Pandangan Redaksi Kabar Gas Pol — bukan laporan fakta
Memilih kurir dan ojol sebagai gelombang pertama dapat dibaca sebagai pilihan kebijakan yang pragmatis: kelompok ini menggunakan motor secara intensif, sehingga tiap unit yang beralih berpotensi memberi dampak lebih besar bagi program. Dengan begitu, pemerintah berpotensi memakai belanja dan armada sendiri sebagai penarik permintaan awal.
Namun, sinyal kebijakan ini bertumpu pada dua syarat yang masih menjadi pertanyaan. Pertama, kenaikan TKDN menjadi 60 persen pada 2027–2029 akan diuji oleh kemampuan industri dalam negeri memasok komponen, sementara Menperin menyatakan keyakinannya. Kedua, rasio 1 banding 165 antara kendaraan listrik dan pengisi daya cepat menunjukkan jarak yang lebar dari target 1 banding 17, dan jarak itu patut dicermati jika armada kurir serta ojol yang beroperasi sepanjang hari mulai beralih. Hal ini sejalan dengan pengakuan Wamenperin bahwa transisi membutuhkan perencanaan lintas sektor, dari industri hingga pasokan listrik.
- motor listrik
- kendaraan listrik
- ojek daring
- kurir
- Periklindo
Baca juga
PEVS 2026 di JIExpo Kemayoran: 38 Merek Hadir, Pengunjung Masuk Gratis
24 Okt 2026, 12.36KebijakanMenperin Kaji Pengecualian Ganjil Genap Mobil Listrik, Pemilik BEV Jakarta Menunggu
5 jam laluMobilWuling Pamerkan Empat Mobil Listrik di PEVS 2026, Pembeli di Lokasi Dapat Voucher
kemarinBisnis OtomotifMAB Minta Insentif EV Diperluas ke Bus dan Truk, Beban Subsidi BBM Bisa Turun
12 jam laluTerbaru
- IMOS 2026 Diikuti 15 Merek Motor, Sepuluh di Antaranya Bukan Anggota AISI · Mobil ·
- VW Tour Satukan Tanah Lot dan Jatiluwih dalam Satu Rute di Tabanan · Mobil ·
- Bahlil: 30 Perusahaan Cangkang Tak Lagi Bisa Impor BBM, Bagaimana Harganya? · Bisnis Otomotif ·
- Tiga Pertanyaan yang Tersisa dari Prospektus IPO Anthropic: Biaya, Cloud, Risiko · Bisnis Otomotif ·