Penjualan LCGC Turun 11 Persen, Pasar Mobil Nasional Justru Tumbuh
Poin kunci
- 1Retail sales LCGC tercatat 90.527 unit, turun sekitar 7 persen dari 97.732 unit.
- 2Wholesales kendaraan roda empat nasional mencapai 679.020 unit, tumbuh 21 persen.
- 3Retail sales roda empat nasional naik 15,4 persen menjadi 676.223 unit.

Wholesales mobil LCGC pada Januari-September 2026 turun 11 persen dari 94.327 unit pada periode yang sama tahun lalu, sementara pasar roda empat nasional naik. Penurunan itu dibahas Co-Project Director Astra Auto Fest 2026, Tan Chian Hok, dalam temu media di Jakarta pada Rabu (4/11/2026). Ia menilai penyebabnya bukan pembiayaan, melainkan kemungkinan pergeseran pasar.
JAKARTA, KABAR GAS POL — Penjualan mobil low cost green car (LCGC) di Indonesia melemah sepanjang Januari hingga September 2026, padahal pasar otomotif nasional justru tumbuh. Wholesales LCGC turun 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang tercatat 94.327 unit.
Berdasarkan data GAIKINDO, distribusi LCGC dari pabrik ke dealer pada sembilan bulan pertama 2026 mencapai 83.997 unit.
Dari sisi penjualan ke konsumen, retail sales LCGC tercatat 90.527 unit. Angka itu turun sekitar 7 persen dari 97.732 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Pasar roda empat nasional bergerak berlawanan arah. GAIKINDO mencatat wholesales seluruh segmen sebanyak 679.020 unit, naik 21 persen dari tahun sebelumnya. Retail sales nasional meningkat 15,4 persen menjadi 676.223 unit.
Ia menjabat Co-Project Director Astra Auto Fest 2026 dan Chief Marketing & Sales Officer Astra Credit Companies.
"Kalau kita melihat penjualan LCGC anjlok 11 persen, ini sebenarnya bukan karena pembiayaan. Tapi karena mungkin adanya shifting (pergeseran) di market otomotif," kata Tan Chian Hok.
Menurut Tan, penurunan itu berkaitan dengan perubahan preferensi konsumen. Sebagian pembeli kemungkinan beralih ke kendaraan kelas yang lebih tinggi.
Selain itu, mobil listrik dengan harga yang mulai bersinggungan dengan sejumlah model LCGC menghadirkan alternatif baru bagi konsumen di segmen harga terjangkau.
Analisis redaksi
Pandangan Redaksi Kabar Gas Pol — bukan laporan fakta
Selisih antara LCGC dan pasar nasional patut dicermati. Wholesales LCGC turun 11 persen, sedangkan wholesales seluruh segmen tumbuh 21 persen. Pola itu berpotensi menunjukkan bahwa konsumen tidak berhenti membeli mobil, melainkan memilih kelas lain. Penjelasan Tan Chian Hok tentang pergeseran pasar sejalan dengan tafsir tersebut.
Dari lensa ekonomi, hal yang menjadi pertanyaan adalah seberapa kuat harga menjadi penentu pilihan konsumen di segmen terjangkau. Bila banderol mobil listrik terus bersinggungan dengan model LCGC, pembeli dapat mempertimbangkan opsi yang lebih beragam. Penurunan retail sales yang lebih kecil, sekitar 7 persen, dibanding wholesales 11 persen juga dapat dibaca sebagai penyesuaian pasokan yang berjalan lebih cepat dari permintaan, meski hal itu masih tafsir dan bukan kepastian.
- LCGC
- penjualan mobil
- Astra Auto Fest 2026
- Tan Chian Hok
- pasar mobil nasional
Baca juga
Produksi Mobil Naik 16% hingga September, Pemasok Komponen Ikut Terdorong
kemarinBisnis OtomotifPenjualan Mobil Listrik Naik 113,7%, Pembiayaan Leasing Justru Seret
2 jam laluBisnis OtomotifRenault Andalkan Twingo EV dan Disiplin Harga, Penjualan Grup Turun 6%
30 Okt 2026, 06.02Bisnis OtomotifLaba Astra Q3 2026 Turun 12% ke Rp21,6 T, Didorong Item Non-Recurring
29 Okt 2026, 06.05Terbaru
- Pemutihan Pajak hingga Sprint 440: Ini 5 Berita Otomotif Terpopuler Kamis · Motor ·
- Yamaha RW350, NMAX E, dan Penarikan Tim dari MotoGP Qatar Jadi Sorotan Otomotif · Mobil ·
- Polres Bangka Selatan Latih Pencari Kerja Praktik Injeksi Mobil di Toboali · Mobil ·
- Enam Mobil Listrik Bekas Layak Dilirik Akhir 2026, Harga Mulai Rp95 Juta · Mobil ·
- Honda Minta Kepastian Insentif Hybrid sebagai Dasar Investasi Jangka Panjang · Kebijakan ·