821.840 Rumah di Jakarta Tak Layak Huni, Bedah Rumah Kampung Ambon Jadi Contoh Program
Poin kunci
- 1Data BPS 2026 mencatat 821.840 rumah di DKI Jakarta masuk kategori tidak layak huni.
- 2Sebanyak 256.487 unit rumah tidak layak huni berada di wilayah Jakarta Barat.
- 3Pemerintah menargetkan perbaikan 450.000 hunian di seluruh Indonesia.
- 4Rumah milik Ester Yacoba Sumakul, warga desil 1, akan dikerjakan mulai 10 November hingga 24 Desember 2026.
- 5Maruarar Sirait berencana meninjau lokasi bedah rumah lain di Kampung Bahari dan Boncos pekan depan.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait meninjau bedah rumah lansia di Kampung Ambon, Jakarta Barat, Sabtu (24/10/2026). Kepala BPS menyebut 821.840 rumah di Jakarta tidak layak huni, 256.487 unit di antaranya di Jakarta Barat. Pemerintah menargetkan perbaikan 450.000 hunian di seluruh Indonesia. Bahan tidak memuat nilai bantuan per rumah, sehingga dampaknya bagi biaya hidup warga belum dapat dipastikan.
JAKARTA, KABAR GAS POL — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait meninjau rumah seorang lansia yang masuk program bedah rumah di Kampung Ambon, Jakarta Barat. Dalam kunjungan itu, Maruarar menyatakan dukungannya kepada Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto karena banyaknya terobosan dalam menangani pusat narkoba dan tawuran.
Salah satu rumah yang dibedah milik Ester Yacoba Sumakul, perempuan berusia 64 tahun. Ester tergolong warga desil 1.
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman akan memperbaiki rumah Ester mulai 10 November 2026. Pekerjaan ditargetkan rampung pada 24 Desember 2026.
Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan jumlah rumah tidak layak huni di Jakarta pada 2026 mencapai 821.840 unit. "Di DKI Jakarta, berdasarkan data 2026, di DKI Jakarta yang tidak layak huni ada 821.840," kata Amalia.
Dari angka itu, 256.487 unit berada di Jakarta Barat. Kampung Ambon berada di wilayah Jakarta Barat.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan pemerintah menargetkan perbaikan 450.000 hunian di seluruh Indonesia. "Dan di sini merupakan salah satu fungsi negara bahwa program pro rakyat kecil itu termasuk bedah rumah warga yang tidak mampu," kata Tito.
Usai Kampung Ambon, Maruarar berencana meninjau bedah rumah di Kampung Bahari dan Boncos pada pekan depan.
Analisis redaksi
Pandangan Redaksi Kabar Gas Pol — bukan laporan fakta
Analisis redaksi: Jika angka 450.000 hunian dibandingkan dengan 821.840 rumah tidak layak huni di Jakarta saja, terlihat jarak yang lebar antara target nasional dan kebutuhan di satu provinsi. Bahan tidak merinci berapa dari target itu dialokasikan untuk Jakarta, sehingga pertanyaan soal cakupan program patut dicermati.
Bedah rumah seperti yang akan dikerjakan untuk Ester, warga desil 1, berpotensi menekan pengeluaran perbaikan dan perawatan rumah yang kerap membebani rumah tangga berpenghasilan rendah. Namun, besaran manfaat bagi biaya hidup warga tidak dapat dipastikan karena bahan tidak memuat nilai bantuan per rumah.
Bahan juga tidak memuat anggaran maupun skema pendanaan program, sehingga dampak fiskalnya belum dapat dinilai.
- BPS
- Kampung Ambon
- Maruarar Sirait
- Perumahan
Baca juga
Menperin Kaji Pengecualian Ganjil Genap Mobil Listrik, Pemilik BEV Jakarta Menunggu
5 jam laluBisnis OtomotifDanantara dan Denera Lanjutkan Proyek PSEL, Pandu Sjahrir Hadapi Isu Kepemilikan Saham
29 Okt 2026, 15.14Bisnis OtomotifBSU Rp 900.000 untuk 13,3 Juta Pekerja: Apa yang Sudah dan Belum Jelas?
25 Okt 2026, 19.40Bisnis OtomotifGibran Tinjau Solar Nelayan dan SAF Jelantah di Cilacap
28 Okt 2026, 17.47Terbaru
- IMOS 2026 Diikuti 15 Merek Motor, Sepuluh di Antaranya Bukan Anggota AISI · Mobil ·
- VW Tour Satukan Tanah Lot dan Jatiluwih dalam Satu Rute di Tabanan · Mobil ·
- Bahlil: 30 Perusahaan Cangkang Tak Lagi Bisa Impor BBM, Bagaimana Harganya? · Bisnis Otomotif ·
- Kurir dan Ojol Jadi Sasaran Pertama Motor Listrik 2027, Bagaimana Syaratnya? · Kebijakan ·
- Tiga Pertanyaan yang Tersisa dari Prospektus IPO Anthropic: Biaya, Cloud, Risiko · Bisnis Otomotif ·