Kapolres Dharmasraya Gelar Subuh Keliling dan Green Policing sebagai Quick Win

Redaksi Kabar Gas PolTerbit Diperbarui

Poin kunci

    Gedung Parlemen Hungaria yang ikonik di Budapest, diabadikan pada pagi hari musim panas yang cerah.
    Ilustrasi · Foto: Lajos Kristóf Kántor / Pexels

    Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro memimpin serangkaian kegiatan operasional di Kabupaten Dharmasraya, meliputi pengaturan lalu lintas di lima titik strategis dan pelaksanaan program Green Policing di Pondok Pesantren Pembangunan Pulau Punjung. Langkah ini merupakan implementasi dari Quick Win 1 Kapolri yang bertujuan memperkuat kamtibmas dan menjaga kelestarian lingkungan melalui pendekatan humanis.

    JAKARTA, KABAR GAS POL — Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro memimpin langsung pengaturan arus lalu lintas di lima titik strategis pada Kamis pagi. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari implementasi Quick Win 1 Kapolri dengan program penciptaan Ruang Publik Aman [1]. Langkah ini juga sejalan dengan upaya memastikan kelancaran aktivitas masyarakat di wilayah tersebut [4].

    Pada Jumat pagi, Polres Dharmasraya melaksanakan program Green Policing di Pondok Pesantren Pembangunan Pulau Punjung bersama unsur Forkopimca. Program Quick Wins Kapolri ini berfokus pada pelestarian lingkungan, pencegahan kebakaran hutan dan lahan, serta kegiatan sosial seperti penanaman pohon dan penyerahan santunan kepada anak yatim [3]. Inisiatif ini menunjukkan integrasi antara tugas kepolisian dengan kepedulian sosial dan lingkungan di tingkat akar rumput.

    Sebagai bagian dari upaya menjaga kamtibmas, Kapolres juga melaksanakan kegiatan Subuh Keliling dengan memimpin salat Subuh berjamaah di Masjid Nurul Mukhlisin, Kecamatan Sitiung. Kegiatan ini dihadiri oleh Waka Polres Kompol M. Rizky Cholid, pejabat utama, anggota Satbinmas, serta masyarakat setempat [2]. Melalui momen ini, Kapolres mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan daring dengan tidak membagikan kode OTP, PIN, atau kata sandi [5].

    Kapolres juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, serta penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian di media sosial. Ia mengajak warga untuk mengutamakan musyawarah dalam menyelesaikan perselisihan dan mematuhi peraturan lalu lintas [2]. Polres Dharmasraya menegaskan komitmen untuk memberikan pelayanan humanis serta penegakan hukum secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku [5].

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh masyarakat. Ia berharap dukungan dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan melalui saluran resmi kepolisian [2]. Pernyataan ini menegaskan pendekatan kepolisian modern yang mengedepankan dialog dan kepercayaan publik dalam menjaga ketertiban umum.

    Analisis redaksi

    Pandangan Redaksi Kabar Gas Pol — bukan laporan fakta

    Kegiatan operasional yang dilakukan Kapolres Dharmasraya, mulai dari pengaturan lalu lintas di titik strategis hingga program Green Policing, dapat dipandang sebagai strategi untuk membangun kepercayaan publik yang pada gilirannya berpotensi mempengaruhi stabilitas lingkungan bisnis di wilayah tersebut. Dengan memastikan kelancaran arus lalu lintas di Simpang Kecamatan Pulau Punjung dan area pasar, Polres Dharmasraya secara tidak langsung mendukung efisiensi distribusi barang dan jasa. Stabilitas kamtibmas yang terjaga melalui pendekatan humanis seperti Subuh Keliling dapat menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif, meskipun dampak ekonomisnya bersifat tidak langsung dan jangka panjang [1].

    Program Green Policing yang menggabungkan pelestarian lingkungan dengan kegiatan sosial juga patut dicermati dari sisi ekonomi. Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan serta penghijauan di Pondok Pesantren Pembangunan Pulau Punjung dapat membantu menjaga aset alam yang menjadi penopang sektor pertanian dan pariwisata lokal. Jika lingkungan terjaga, biaya pemulihan kerusakan akibat bencana ekologis dapat ditekan, sehingga sumber daya daerah dapat dialokasikan untuk pembangunan lain. Pendekatan ini menunjukkan bahwa keamanan dan lingkungan hidup adalah prasyarat bagi keberlanjutan aktivitas ekonomi masyarakat Dharmasraya [3].

    Baca juga

    Kapolres Dharmasraya Gelar Subuh Keliling dan Green Policing