Chery dan AiMOGA Pamerkan Robot Humanoid hingga Kursi Roda Kendali Otak di Wuhu

Redaksi Kabar Gas PolTerbit Diperbarui

Poin kunci

  1. 1Chery International User Summit 2026 berlangsung pada 19–23 Oktober 2026 di Wuhu, Tiongkok, dengan AiMOGA sebagai peserta.[1][2][3][4]
  2. 2Portofolio yang dibawa meliputi Argos, Mornine, Intelligent Security Robot, Robotics Nurse, dan kursi roda berteknologi Brain-Computer Interface (BCI).[2][4]
  3. 3AiMOGA didukung ekosistem riset Chery Group dengan 31 laboratorium R&D internal.[1][3][4]
  4. 4AiMOGA Experience Store berlokasi di Agora Mall, lantai 2, Jakarta Pusat.[3]
Pengendara motor dalam perlengkapan hitam yang mengemudikan tikungan di jalan indah yang dikelilingi oleh pepohonan hijau.
Ilustrasi · Foto: cnrdmroglu / Pexels

Perusahaan robotika AiMOGA ikut serta dalam Chery International User Summit 2026 yang digelar 19–23 Oktober 2026 di Wuhu, Tiongkok. Di ajang bertema 'Car-Robot in Synergy, Scenarios in Energy' itu, AiMOGA bersama Chery memamerkan robot humanoid, robot keamanan, hingga kursi roda berteknologi antarmuka otak-komputer. Kemitraan ini juga berkaitan dengan kehadiran gerai AiMOGA di Jakarta Pusat.

JAKARTA, KABAR GAS POL — Perusahaan robotika AiMOGA ikut tampil dalam Chery International User Summit 2026, yang berlangsung pada 19 hingga 23 Oktober 2026 di Wuhu, Tiongkok [3]. Kehadiran itu menegaskan kemitraan strategisnya dengan Chery Group [3].

Ajang tersebut mengangkat tema 'Car-Robot in Synergy, Scenarios in Energy' dan mempertemukan teknologi otomotif dengan robotika [2]. Inovasi robotika berbasis kecerdasan buatan (AI) menjadi bagian yang dipamerkan di sana [2].

Dalam kerja sama dengan Chery, AiMOGA membawa serangkaian produk: Argos, Mornine, Intelligent Security Robot, Robotics Nurse, serta kursi roda yang memakai teknologi Brain-Computer Interface atau BCI [2]. Teknologi BCI juga termasuk dalam daftar yang dipaparkan AiMOGA dalam penampilannya di Wuhu [4].

Mornine, robot humanoid yang ditampilkan, memadukan kecerdasan buatan dengan kemampuan memahami lingkungan lewat multimodal perception [2]. Robot ini sudah mengantongi sertifikasi perangkat keras dan perangkat lunak dari Uni Eropa, ditambah sertifikasi FCC dari Amerika Serikat [1].

Di balik pengembangan itu, riset AiMOGA ditopang ekosistem inovasi Chery Group yang memiliki 31 laboratorium R&D internal [3]. Angka 31 laboratorium tersebut juga disebut dalam keterangan lain tentang AiMOGA, yang turut membangun jaringan R&D global bersama Chery Group [4].

Direktur AiMOGA Indonesia, Yuri Yin, menyatakan pendekatan perusahaannya dalam mengembangkan robot. "Bagi AiMOGA, pengembangan robotika membutuhkan perpaduan antara kapabilitas teknologi dan pemahaman terhadap kebutuhan pengguna," kata Yuri Yin [4].

Yuri juga menyinggung arah eksplorasi yang ditempuh. "Melalui sinergi teknologi otomotif dan robotika, kami terus mengeksplorasi solusi yang mengutamakan efisiensi, keamanan dan keandalan," kata Yuri Yin [4].

Dari sisi kebutuhan perangkat, satu unit robot diprediksi memerlukan RAM sebesar 200 GB [1]. Angka itu memberi gambaran tentang besarnya kebutuhan komputasi pada robot generasi baru.

Bagi konsumen di dalam negeri, AiMOGA Experience Store dapat ditemui di Agora Mall, lantai 2, Jakarta Pusat [3].

Analisis redaksi

Pandangan Redaksi Kabar Gas Pol — bukan laporan fakta

Pemaparan di Wuhu menunjukkan bahwa Chery dan AiMOGA tidak memosisikan robotika sebagai lini terpisah dari otomotif. Tema 'Car-Robot in Synergy, Scenarios in Energy' dan pernyataan Yuri Yin tentang sinergi teknologi otomotif dan robotika [2][4] berpotensi dibaca sebagai upaya menyatukan keduanya dalam satu ekosistem produk. Dukungan 31 laboratorium R&D internal Chery Group [3] dapat menjadi modal bagi pendekatan itu, meski bahan yang ada belum merinci bagaimana pembagian peran riset antara kedua pihak.

Sertifikasi Uni Eropa dan FCC yang disandang Mornine [1] patut dicermati sebagai indikator kesiapan produk menembus pasar luar Tiongkok. Sementara itu, keberadaan AiMOGA Experience Store di Jakarta Pusat [3] dan posisi Yuri Yin sebagai Direktur AiMOGA Indonesia [4] menjadi pertanyaan menarik: seberapa jauh produk-produk yang dipamerkan di Wuhu akan hadir di pasar Indonesia, dan dalam bentuk apa. Perkiraan kebutuhan RAM 200 GB per unit robot [1] juga dapat menjadi catatan bahwa pengembangan robot semacam ini menuntut daya komputasi yang besar, sehingga skala produksinya patut diamati ke depan.

Baca juga

AiMOGA dan Chery Pamerkan Robot Humanoid di Wuhu