Tesla Luncurkan Roadster Terbang Kolaborasi SpaceX, Produksi Dimulai 2028

Redaksi Kabar Gas PolTerbit Diperbarui

Poin kunci

    Bendera Indonesia berkibar di dekat tiang jalan dengan latar belakang gunung yang subur, melambangkan petualangan.
    Ilustrasi · Foto: Iqbal Kurniawan / Pexels

    Tesla secara resmi memperkenalkan generasi terbaru Roadster yang dilengkapi sistem pendorong roket hasil kolaborasi dengan SpaceX pada 15 Oktober 2026 di Waco, Texas. Mobil sport listrik ini dijadwalkan mulai diproduksi massal pada tahun 2028 dengan varian yang menawarkan kemampuan melayang dan akselerasi ekstrem. Peluncutan ini menandai akhir dari penantian panjang selama hampir satu dekade sejak konsep awal mobil sport tersebut diperkenalkan.

    WACO, KABAR GAS POL — Tesla akhirnya mengungkap wajah generasi kedua Roadster, mobil sport listrik yang kini dilengkapi teknologi penerbangan. Peluncuran resmi dilakukan di Waco, Texas, pada 15 Oktober 2026, menghadirkan desain yang telah dinanti selama hampir sepuluh tahun sejak konsep awalnya diperkenalkan ke publik [1]. CEO Tesla, Elon Musk, memaparkan detail kendaraan melalui tayangan video presentasi resmi yang menampilkan integrasi sistem propulsi roket [1].

    Kendaraan dua penumpang ini merupakan hasil kerja sama erat antara Tesla dan SpaceX milik Musk. Tesla mengklaim akselerasi dari 0 hingga 96 km/jam dapat ditempuh dalam waktu 0,81 detik dengan bantuan sistem pendorong udara [3].

    Kemampuan unik mobil ini adalah kemampuannya untuk melayang di udara.

    Produksi Roadster generasi kedua ditargetkan dimulai pada tahun 2028 [4].

    Di sisi pasar, JPMorgan pertahankan rating saham Tesla dengan target harga $415 [2]. Peluncutan ini menjadi sorotan bagi investor dan penggemar otomotif yang menantikan realisasi teknologi mobil terbang dari Tesla.

    Analisis redaksi

    Pandangan Redaksi Kabar Gas Pol — bukan laporan fakta

    Peluncutan Tesla Roadster generasi kedua dengan kemampuan terbang ini menandai evolusi signifikan dalam industri otomotif listrik. Integrasi teknologi roket SpaceX ke dalam kendaraan darat menunjukkan ambisi Tesla untuk mendefinisikan ulang batas antara mobil sport dan pesawat. Meskipun produksi masih tertunda hingga 2028, antusiasme pasar terlihat dari reservasi awal dengan uang muka yang bervariasi.

    Dari sisi finansial, target harga saham Tesla oleh JPMorgan mencerminkan kepercayaan analis terhadap kemampuan inovasi perusahaan. Namun, tantangan utama tetap pada realisasi produksi massal dan regulasi penerbangan untuk kendaraan darat yang bisa terbang. Peluncutan ini juga terjadi menjelang pengumuman kinerja keuangan kuartal III-2026, yang mungkin akan dipengaruhi oleh ekspektasi pasar terhadap produk baru ini.

    Baca juga